Survey Lapangan Preferensi Moda Transportasi Warga Bekasi Barat, LRT Bekasi-Jakarta

Survey Lapangan Preferensi Moda Transportasi Warga Bekasi Barat, LRT Bekasi-Jakarta

Pada kesempatan kali ini kita akan sharing pengalaman kita di lapangan, survey lapangan atau sebar kuesioner, yang berbeda dengan sharing pada kesempatan sebelumnya. Survey lapangan atau sebar kuesioner kali ini, hendak menggali informasi atau perspektif dari warga masyarakat di sekitar pembangunan LRT Bekasi-Jakarta dengan radius 5 km s.d 7 km, guna mendapatkan informasi terkait kebiasaan dan pilihan moda transportasi yang digunakan warga bekasi barat untuk menuju tempat aktivitasnya di ibu kota Jakarta. Sekali lagi bahwa persiapan fisik maupun pengetahuan terhadap medan lapangan yang akan dijadikan sasaran pengambilan data haruslah diperhatikan. Karena banyak hal-hal yang tidak bisa kita prediksikan dapat terjadi dan menjadi tantangan tersendiri di lapangan.

Objek dari survey lapangan atau sebar kuesioner lapangan kali ini dalam kategori gampang-gampang susah. Target spesifik yang menjadi kriteria dari responden adalah warga masyarakat yang mewakili sebuah keluarga di wilayah Bekasi Barat, yang memiliki keseharian aktivitas di ibu kota Jakarta, baik itu yang beraktivitas dengan menggunakan pribadi maupun dengan menggunakan kendaraan umum. Kriteria objek yang cukup mudah pada perkiraan awal karena seperti kita tahu bahwa warga masyarakat biasanya welcome dengan riset, apalagi dilakukan kaitannya dengan pendidikan. Pada realitanya didapati pula kesulitan tertentu, di antaranya adalah faktor kesediaan responden dan waktu yang tepat dalam bertemu dengan calon responden dengan kriteria beraktivitas di ibu kota Jakarta. Sehingga diperlukan effort ekstra tidak hanya proses komunikasi yang diharuskan baik, akan tetapi extra time agar didapatkan waktu pas untuk bertemu target responden (week end dan waktu sore hingga malam hari).

Crew lapangan yang diturunkan pada survey lapangan kali ini sebanyak 4 orang. Rata-rata tenaga yang kita pakai berusia antara 20 s.d 25 tahun. Selain muda semangatnya pun OK untuk menjaga kualitas hasil survey yang kita lakukan. Selain itu, crew yang well educated (rata-rata sedang menempuh perkuliahan) memberikan nilai plus tersendiri, selain dari pola bahasa dalam komunikasi yang baik, yang terpenting behave yang menyenangkan bagi responden kita.

Meskipun relatif tidak ada kendala yang berarti di lapangan yang tim kita temui, planning dan strategi yang terukur dalam melakukan survey lapangan tetap perlu diperhatikan. Perlu pendekatan kepada para tokoh masyarakat (RT dan RW setempat) agar penerimaan warga terhadap tim lapangan kita tidak terkendala. Dan hal ini memudahkan tim kita dilapangan dalam mendapatkan responden, sehingga berpengaruh pada proses pengambilan data di lapangan yang relatif lebih cepat.

Gambar 1. Sebar Kuesioner Moda Transportasi (LRT) Warga Bekasi Barat

Tools lain yang kita gunakan dalam mendapatkan target sampel adalah gimmick atau souvenir survey, hal sangat sepele tapi sangat bermanfaat dalam proses persuasif kepada calon responden. Meskipun perlu ada budget tambahan dalam RAB peneliti, akan tetapi hal ini worthed untuk dilakukan dalam mempercepat proses survey lapangan.

Sharing singkat ini, semoga bermanfaat dalam membantu rekan-rekan peneliti dalam membangun frame awal sebelum melakukan survey dilapangan. Kami akan share banyak pengalaman kami di lapangan pada kesempatan yang lain. SEMANGAT MENELITI!!!

———————————————————————————————————————————————————-

  1. Jika rekan peneliti memerlukan bantuan survey lapangan, data entry ataupun olahdata dapat menghubungi mobilestatistik.com :
  1. Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian, aplikasi software statistik ataupun olahdata.
  • “1st Kirim Pertanyaan, Pasti Kami Jawab . . . InsyaAllah”

———————————————————————————————————————————————————-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *