Rancangan Acak Kelompok (RAK) Dengan SPSS

Rancangan Acak Kelompok (RAK) Dengan SPSS

Pada artikel sebelumnya kita sudah memaparkan konsepsi terkait penelitian dengan teknik rancangan percobaan dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Secara prinsip kita sudah ketahui dan pahami bersama bahwa pada RAK unit percobaan bersifat heterogen atau dalam kelompoknya relatif homogen sedangkan antar kelompoknya heterogen. Selain itu, dalam RAK pun hanya melibatkan satu jenis perlakuan pada unit percobaan (seperti halnya pada RAL). Sehingga meskipun perhitungan untuk membuktikan keberartian hipotesis dilakukan secara manual tidak akan terlalu sulit.

Namun pada kesempatan kali ini kita tidak hendak menunjukkan kepada para pembaca pembuktian perhitungan secara manual, akan tetapi kita akan coba uraikan perhitungan atau tahapan penggunaan software SPSS untuk pengujian rancangan percobaan dengan metode RAK pada sampel data penelitian yang kita miliki.

Lebih lanjut langkah-langkah menggunakan software SPSS pada Rancangan Acak Kelompok (RAK) sebagai berikut.

1. Persiapkan data penelitian yang kita miliki dalam software Microsoft Excel, untuk memudahkan pembacaan pada data, buatlah entry data pengamatan seperti yang sudah kita tunjukkan pada artikel sebelumnya.

Rancangan Acak Kelompok (RAK)

2. Buka software SPSS dan identifikasikan data pada jendela Variabel View, yang terdiri dari dua jenis variabel yaitu Data Pengamatan dan Kategori atau Derajat Perlakuan. Pada variabel Kategori atau Derajat Perlakuan dilakukan dengan cara melakukan koding pada data pada menu Values sesuai dengan kategori atau derajat pada perlakuan yang diujikan. Kemudian pada Data View, data pengamatan dijadikan menjadi satu kolom. Tampilan akhir data pada SPSS yang siap untuk dianalisis adalah sebagai berikut.

Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Gambar 1. Jendela Variabel View
Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Gambar 2. Jendela Variabel View

3. Setelah data yang kita miliki siap untuk di analisis, langkah selanjutnya klik menu Analyze lalu pilih pada menu General Linear Model (GLM) lalu klik pada menu Univariate, maka akan muncul tabel sebagai berikut.

Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Gambar 1. Menu GLM Univariate
Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Gambar 2. Pendefinisian Variabel Pada GLM Univariate

4. Langkah selanjutnya adalah mendefinisikan variabel yang kita miliki pada kolom-kolom yang ada untuk dilakukan analisis pada data. Pertama, isikan pada tabel Dependent Variable variabel yang berisi data hasil pengamatan dan kedua isikan pada tabel Fixed Factor variabel yang berisikan kategori perlakuan yang kita libatkan dalam penelitian, seperti tampak pada gambar berikut.

Rancangan Acak Kelompok (RAK)

5. Setelah men-set variabel kita dengan tepat sesuai dengan kolom variabelnya, maka langkah selanjutnya adalah mendefinisikan output apa saja yang kita kehendaki, 3 (dua) menu utama yang sering digunakan adalah Models yang digunakan untuk mendefinisikan model matematis secara teori (main effect dan interaksi) serta metode perhitungan pada Anova, Post Hoc untuk melakukan uji lanjut antar data kelompok perlakuan dan Options untuk memberikan hasil analisis tambahan yang diperlukan dalam rangka interpretasi hasil analisis pada data (noted : untuk jenis analisis tertentu diperlukan teori pendukungnya), seperti tampak pada gambar berikut.

Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Gambar 1. Menu Pendefinisian Model Matematis RAK
Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Gambar 2. Opsi Output SPSS

6. Setelah kita yakin dengan data yang kita miliki dan output tambahan yang kita perlukan, setelahnya kita klik OK dan SPSS akan memproses data hasil RAK kita. Output yang dihasilkan dari data RAK yang kita inputkan akan tampak seperti gambar berikut.

Rancangan Acak Kelompok (RAK)
Gambar 1. Output RAK Uji Signifikansi Staistik F

Sebagai catatan perlu dipahami secara benar tentang penggunaan dari uji lanjut (post hoc) yang diperlukan oleh peneliti, teori tepat yang mendasari penggunaannya akan menuntun peneliti pada hasil analisis yang optimal. Lebih lanjut tentang uji lanjut akan kita uraikan pada artikel selanjutnya. Dan seperti yang telihat pada pemaparan RAK dengan SPSS di atas, terlihat sangat sederhana dan sepertinya mudah untuk diaplikasikan. Yang menjadi perhatian penulis adalah penguasaan teori tentang RAK yang telah kita uraikan pada artikel sebelumnya sebelum mengaplikasikan pada software SPSS. SEMANGAT MENCOBA!!.

—————————————————————————————————————————————————————————

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan survey lapangan, data entry ataupun olahdata dapat menghubungi mobilestatistik.com :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian, aplikasi software statistik ataupun olahdata.

“1st Kirim Pertanyaan, Pasti Kami Jawab . . . InsyaAllah”

—————————————————————————————————————————————————————————

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *