Sebar Kuesioner Experienced Customers Pangan Online

Sebar Kuesioner Experienced Customers Pangan Online

Pada kesempatan kali ini kita akan sharing pengalaman kita di lapangan, survey lapangan atau sebar kuesioner, yang berbeda dengan sharing pada kesempatan sebelumnya. Survey lapangan atau sebar kuesioner kali ini, hendak menggali informasi atau perspektif dari masyarakat yang memiliki pengalaman dalam pembelian produk pangan dan pertanian (seperti sayuran, buah-buahan, daging, seafood) secara online (Sayurbox, Brambang.com, Tokosayur.co, HappyFresh) di wilayah Jabodetabek, tepatnya informasi atau perspektif terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan dan loyalitas konsumen dalam pembelian produk pangan dan pertanian secara online. Sekali lagi bahwa persiapan fisik maupun pengetahuan terhadap medan lapangan yang akan dijadikan sasaran pengambilan data haruslah diperhatikan. Karena banyak hal-hal yang tidak bisa kita prediksikan dapat terjadi dan menjadi tantangan tersendiri dilapangan.

Objek dari survey lapangan atau sebar kuesioner lapangan kali ini dalam kategori gampang-gampang susah. Target spesifik yang menjadi kriteria dari responden adalah warga yang berpengalaman minimal satu (1) kali dalam pembelian produk pangan dan pertanian (seperti sayuran, buah-buahan, daging, seafood) secara online di wilayah Jabodetabek. Target yang kita tetapkan sesuai kriteria yang disepakati adalah semua kalangan (mostly middle to up) yang memenuhi kriteria yang ditetapkan (kenal atau memliliki pengetahuan tentang pangan online).

Crew lapangan yang diturunkan pada survey lapangan kali ini sebanyak 2 orang. Rata-rata tenaga yang kita pakai berusia antara 20 s.d 25 tahun. Selain muda semangatnya pun OK untuk menjaga kualitas hasil survey yang kita lakukan. Selain itu, crew yang well educated (rata-rata sedang menempuh perkuliahan) memberikan nilai plus tersendiri, selain dari pola bahasa dalam komunikasi yang baik, yang terpenting behave yang menyenangkan bagi responden kita.

Meskipun relatif tidak ada kendala yang berarti di lapangan yang tim kita temui, planning dan strategi yang terukur dalam melakukan survey lapangan tetap perlu diperhatikan. Calon responden yang kita hadapi adalah responden yang tetap memiliki kecenderungan untuk menolak sangat tinggi dikarenakan golongan ekonomi calon responden yang kita sasar adalah golongan middle to up. Perlu penjelasan yang persuasif dan ringan agar dapat meyakinkan calon responden atas tujuan survey yang dilakukan tidak menyentuh hal-hal yang sensitif tentang private information yang sangat dijaga kerahasiaanya oleh responden.

Easyness dari proses survey ini adalah jumlah populasi kriteria responden yang cukup banyak, sehingga memudahkan tim lapangan dalam memperoleh target sampel. Tools lain yang kita gunakan dalam mendapatkan target sampel tersebut adalah gimmick atau souvenir survey, hal sangat sepele tapi sangat bermanfaat dalam proses persuasif kepada calon responden. Meskipun perlu ada budget tambahan dalam RAB peneliti, akan tetapi hal ini worthed untuk dilakukan dalam mempercepat proses survey lapangan.

Sharing singkat ini, semoga bermanfaat dalam membantu rekan-rekan peneliti dalam membangun frame awal sebelum melakukan survey dilapangan. Kami akan share banyak pengalaman kami di lapangan pada kesempatan yang lain. SEMANGAT MENELITI!!!

————————————————————————————————————————————————————-

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com di :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

  • “1st Kirim Pertanyaan, Kami Jawab . . . InsyaAllah”

————————————————————————————————————————————————————-

Sebar Kuesioner
Sebar Kuesioner Ayah Tunggal (Ayah Dengan Hak Asuh)

Sebar Kuesioner Ayah Tunggal (Ayah Dengan Hak Asuh)

Pada kesempatan kali ini kita akan sharing pengalaman kita di lapangan, survey lapangan atau sebar kuesioner, yang berbeda dengan sharing pada kesempatan sebelumnya. Survey lapangan atau sebar kuesioner kali ini, hendak menggali informasi atau perspektif dari Ayah Tunggal (Ayah Cerai dan Memiliki Hak Asuh Anak) dalam kaitannya mencari hubungan antara Perceived Social Support dengan Psychological Well-Being pada Ayah Tunggal di Indonesia, tepatnya informasi atau perspektif Ayah Tunggal dalam hal kaitannya dengan peran dukungan sosial dari orang-orang di sekitarnya terhadap kesehatan psikologisnya. Sekali lagi bahwa persiapan fisik maupun pengetahuan terhadap medan lapangan yang akan dijadikan sasaran pengambilan data haruslah diperhatikan. Karena banyak hal-hal yang tidak bisa kita prediksikan dapat terjadi dan menjadi tantangan tersendiri dilapangan.

Objek dari survey lapangan atau sebar kuesioner lapangan kali ini dalam kategori cukup kompleks. Target spesifik yang menjadi kriteria dari responden adalah Ayah Tunggal yaitu Ayah Cerai dan Memiliki / Mendapatkan Hak Asuh Anak. Selain hal sesuatu yang tabu ketika mendengar “perceraian” sehingga keberadaan calon responden sangat meyebar dan “sunyi”.

Crew lapangan yang diturunkan pada survey lapangan kali ini sebanyak 3 orang. Rata-rata tenaga yang kita pakai berusia antara 20 s.d 25 tahun. Selain muda semangatnya pun OK untuk menjaga kualitas hasil survey yang kita lakukan. Selain itu, crew yang well educated (rata-rata sedang menempuh perkuliahan) memberikan nilai plus tersendiri, selain dari pola bahasa dalam komunikasi yang baik, yang terpenting behave yang menyenangkan bagi responden kita.

Relatif cukup banyak kendala yang ditemui di lapangan yang tim kita temui, planning dan strategi yang terukur dalam melakukan survey lapangan sangat perlu diperhatikan (koordinasi dengan pejabat pemerintahan setempat, Misal : RT, RW hingga kependudukan di Desa/Kecamatan). Hal ini dikarenakan, calon responden yang kita hadapi adalah responden yang memiliki kecenderungan untuk menolak sangat tinggi dikarenakan issue yang melatarbelakangi survey lapangan ini sedikit “sensitif” (framing Perceraian yang dialami), selain itu lokasi untuk menemukan calon responden dalam kategori sangat sulit. Sehingga perlu penjelasan yang persuasif dan ringan agar dapat meyakinkan calon responden atas tujuan survey yang dilakukan tidak menyentuh hal-hal yang sensitif tentang private information yang sangat dijaga kerahasiaanya oleh responden ketika mendapatkan calon responden.

Tools lain yang kita gunakan dalam mendapatkan target sampel adalah gimmick atau souvenir survey, hal sangat sepele tapi sangat bermanfaat dalam proses persuasif kepada calon responden. Meskipun perlu ada budget tambahan dalam RAB peneliti, akan tetapi hal ini worthed untuk dilakukan dalam mempercepat proses survey lapangan.

Sharing singkat ini, semoga bermanfaat dalam membantu rekan-rekan peneliti dalam membangun frame awal sebelum melakukan survey dilapangan. Kami akan share banyak pengalaman kami di lapangan pada kesempatan yang lain. SEMANGAT MENELITI!!!

——————————————————————————————————————————————————————–

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com di :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

  • “1st Kirim Pertanyaan, Kami Jawab . . . InsyaAllah”

——————————————————————————————————————– ————————————————

Sebar Kuesioner
Sebar Kuesioner Auditor KAP di Jakarta #2

Sebar Kuesioner Auditor KAP di Jakarta #2

Pada kesempatan kali ini kita akan sharing pengalaman kita di lapangan, survey lapangan atau sebar kuesioner, yang berbeda dengan sharing pada kesempatan sebelumnya. Survey lapangan atau sebar kuesioner kali ini, hendak menggali informasi atau perspektif dari para auditor dari KAP terdaftar di kementerian keuangan yang berada  di Kota JAKARTA, tepatnya informasi atau perspektif dalam hal profesionalisme dan integritas auditor dalam pekerjaannya. Sekali lagi bahwa persiapan fisik maupun pengetahuan terhadap medan lapangan yang akan dijadikan sasaran pengambilan data haruslah diperhatikan. Karena banyak hal-hal yang tidak bisa kita prediksikan dapat terjadi dan menjadi tantangan tersendiri di lapangan.

Objek dari survey lapangan atau sebar kuesioner lapangan kali ini dalam kategori sangat kompleks. Target spesifik yang menjadi kriteria dari responden adalah para auditor dari berbagai masa kerja di KAP yang berada di Kota JAKARTA. Kategori kompleks di sini adalah dimulai dari prosedural, biaya dan waktu serta effort tim lapangan.

Crew lapangan yang diturunkan pada survey lapangan kali ini sebanyak 2 orang. Crew yang well educated, bermental OK, PeDe, memiliki komunikasi yang baik dan behave yang menyenangkan bagi responden. So, right person is a must.

Proses survey yang sangat challenging yang tim kita temui di lapangan, well  planning dan well strategy dalam melakukan survey lapangan kali ini sangat diperlukan sekali, sekali lagi cost and time effective dalam penelitian. Calon responden yang kita hadapi adalah responden memiliki kecenderungan untuk menolak sangat tinggi dikarenakan frame bermanfaatnya research dan traffic kerja di KAP menjadi tantangan tersendiri di lapangan.

Saran kita berdasarkan pengalaman di lapangan diperlukan extra time untuk melakukan penelitian dengan kriteria responden dari institusi private. Rencana time line research yang harus well planning dan well organized. Networking atau Offering Benefits mungkin bisa jadi instrumen yang dapat mempermudah dan mempercepat dalam proses pengambilan data lapangan.

Sharing singkat ini, semoga bermanfaat dalam membantu rekan-rekan peneliti dalam membangun frame awal sebelum melakukan survey di lapangan. Kami akan share banyak pengalaman kami di lapangan pada kesempatan yang lain. SEMANGAT MENELITI!!!

——————————————————————————————————————————————————————————

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

  • “1st Kirim Pertanyaan, Kami Jawab . . . InsyaAllah”

——————————————————————————————————————————————————————————

Sebar Kuesioner
Model Regresi Fixed Effect Pada Pool Data Eviews

Model Regresi Fixed Effect Pada Pool Data Eviews

Pada artikel sebelumnya kita sudah sedikit mengulas mengenai data panel aplikasinya pada software Eviews. Sedikit mereview kembali pemaparan sebelumnya bahwa terdapat 2 perlakukan pada data panel yakni sebagai pool data dan sebagai data panel itu sendiri. (untuk melihat perbedaan pada aplikasi Eviews, silahkan para peneliti atau data master baca artikel kita tentang “Mengenal Pool Data dan Data Panel Pada Eviews”). Dimana untuk masing-masing pengguanaan datanya terdapat ciri khas dan kekhususan tersendiri. Regresi Data Panel!

Pada kesempatan kali ini kita akan coba paparkan satu analisis regresi dengan menggunakan pool data dengan menggunakan metode Fixed Effect (pada artikel sebelumnya bahwa dengan menggunakan pool data setidakanya ada 2 model tambahan yang dapat dibentuk merujuk pada jenis data pool yakni model dengan fixed effect dan model dengan random effect).

Perhatikan kembali kombinasi data cross section dan time series data pada tabel berikut.

pool data regresi fixed effect
Tabel 1. Contoh Bentuk Cross Section dan Time Series (Data Panel)

Seperti kita ketahui bahwa dalam data pool, data pada tabel di atas kita perlakukan dengan cara membaginya berdasarkan perusahaan (data kelompok perusahaan A, B dan C).

Berikut disajikan secara bertahap analisis data panel dengan metode analisis pada pool data dengan menggunakan Eviews.

Input Data Pool

Sebenarnya tidak ada perlakuan khusus dalam menginput data seperti data pada tabel 1. Apabila pada analisis regresi dengan data silang (cross section) kita hanya perlu membuat tiga variabel saja yaitu Penjualan, Biaya Iklan dan Laba, maka pada data pool kita perlu menambahkan satu variabel lagi yaitu nama perusahaan. Lebih jelas langkah-langkah untuk menginput pada Eviews adalah sebagai berikut :

1. Siapkan data yang akan kita analisis dalam Microsoft Excel seperti tampak pada data tabel 1.

pool data regresi fixed effect
Gambar 1. Data Panel Pada Excel

2. Klik File, New, Workfile…, sehingga di layar akan tampak gambar sebagai berikut. Pada menu ini kita mendefinisikan data penelitian yang akan kita masukan ke dalam Eviews.

pool data regresi fixed effect
Gambar 1. Pendefinisian Data Panel Penelitian

3. Setelah kita mendefinisikan data yang kita miliki pada jendela Workfile, setelah kita klik OK maka akan terlihat jendela Eviews seperti tampak pada gambar berikut. Sampai tahapan ini kita belum memiliki data apapun. Akan tetapi pada poin 2 kita sudah mendefinisikan data yang akan kita import kedalam Eviews. Pada jendela Eviews akan terlihat lambang B dan huruf c, yang merupakan konstanta serta resid atau residual, yang didalam statistik sering disebut sebagai residual atau error.

pool data regresi fixed effect

4. Klik menu Object, New Object, lalu pilih Pool dan namai objek tersebut dengan nama “Iklan”, lalu klik OK. Maka pada layar akan muncul tampilan seperti pada gambar berikut.

pool data regresi fixed effect
Gambar 4. Menu Object Pada Eviews
pool data regresi fixed effect
Gambar 5. Menu Data Pool Pada Eviews
pool data regresi fixed effect
Gambar 6. Tampilan Jendela Data Pool Pada Eviews

5. Kemudian pada jendela “Pool Iklan” tuliskan secara manual nama perusahaan yang sesuai dengan format penulisan pada file excel data yang kita miliki. (perusahaan _A, _B dan _C). Seperti tampak pada gambar berikut.

pool data regresi fixed effect
Gambar 7. Pendefinisian Pengelompokan Data Pool Pada Eviews

6. Pada jendela “Pool Iklan” klik menu Proc, Import Pool Data. Pada tahapan ini kita akan mengimport data yang sebelumnya sudah kita miliki pada file Excel. Sehingga ketika kita masukan kedalam Eviews akan terlihat seperti gambar berikut. Tuliskan nama variabel sesuai dengan nama pada file excel di akhiri dengan tanda “ ? ”.

pool data regresi fixed effect
Gambar 8. Menu Import Pada Jendela Pool Data Pada Eviews
pool data regresi fixed effect
Gambar 9. Import File Data Pool (.xls)
pool data regresi fixed effect
Gambar 10. Pendefinisian Variabel Penelitian Pada Eviews

7. Setelah kita berhasil memasukan data yang akan kita proses kedalam Eviews, maka tampilan akhir jendela Workfile yang sudah berisikan data yang sudah siap proses seperti tampak pada gambar berikut.

Gambar 11. Jendela Eviews Dengan Variabel Penelitian dan Pool Data

8. Untuk melakukan dan memastikan data yang kita masukan kedalam Eviews sudah benar maka kita bisa membuka data dengan cara mengklik pada icon nama variabel yang kita definisikan pada data pada jendela Workfile atau pada jendela Pool Iklan klik menu Sheet seperti tampak pada gambar berikut. Tuliskan nama variabel sesuai dengan nama pada file excel di akhiri dengan tanda “ ? ”.

pool data regresi fixed effect
Gambar 12. Menampilkan Data Penelitian Pool Data Pada Eviews
pool data regresi fixed effect

9. Untuk mengamankan hasil entry data yang kita miliki kedalam Eviews maka lakukan penyimpanan SAVE, sesuai dengan nama file kerja yang kita kehendaki. Dari tampilan data pada poin 8, kita dapat melakukan Analisis Regresi Fixed Effect dengan mengklik menu Estimate.

Analisis Regresi Fixed Effect

Sebelum melakukan pemodelan data pool dengan menggunakan fixed effect ada baiknya peneliti atau data master memperhatikan beberapa aspek yang berikut.

  1. Teknik yang paling sederhana mengasumsikan bahwa data gabungan yang ada, menunjukkan kondisi yang sesungguhnya. Hasil analisis regresi dianggap berlaku pada semua objek pada semua waktu. Metode ini sering disebut dengan Common Effect. Kelemahannya adalah memungkinkannya tiap objek saling berbeda, bahkan suatu objek pada suatu waktu akan sangat berbeda dengan kondisi objek tersebut pada waktu yang lain.
  2. Oleh karena itu, diperlukan suatu model yang dapat menunjukkan perbedaan konstanta antarobjek, meskipun dengan koefisien regresor yang sama. Model ini dikenal dengan model regresi Fixed Effect. Efek tetap disini maksudnya adalah bahwa satu objek, memiliki konstanta tetap besarnya untuk berbagai periode waktu. Demikian juga dengan koefisien regresinya tetap besarnya dari waktu ke waktu.

Sebagai catatan tambahan bahwa bentuk persamaan dari regresi Fixed Effect mirip atau hampir serupa dengan model regresi variabel dummy di X, dikarenakan untuk memperoleh konstanta tiap objek ke-i (mis : perusahaan A, B dan C) diberlakukan nilai nol (0) bagi objek yang lain dalam proses perhitungannya. (silahkan baca artikel : Regresi Variabel Dummy)

Adapun langkah-langkah analisis model regresi Fixed Effect adalah sebagai berikut.

1. Setelah kita memperoleh data dalam Eviews seperti telah di jelaskan pada tahapan “Input Data Pool” pada poin ke-8, yakni data sudah yakin benar masuk dalam Eviews. Maka langkah selanjutnya adalah klik menu Estimates seperti tampak pada gambar berikut.

pool data regresi fixed effect
Gambar 1. Menu Analisis Data Pool

2. Dan selanjutnya pada bingkai Dependent Variabel, isikan “laba?” dan pada bingkai Common Coeficients isikan “penj?” dan “iklan?”. Lalu pada bingkai Estimation Method pada pilihan Cross Section pilih “Fixed Effect”. Seperti tampak pada gambar berikut.

pool data regresi fixed effect

3. Jika semua isian dalam bingkai menu Pool Estimation sudah benar maka klik OK. Maka Eviews akan memproses analisis regresi Fixed Effect dan akan muncul jendela output sebagai berikut.

pool data regresi fixed effect
Gambar 3.  Output Eviews Model Regresi Fixed Effect

4. Dari hasil di atas tampak terlihat fungsi dari pool data pada perusahaan A, B dan C. dimana yang membedakan dengan fungsi regresi biasa (Common Effect) adalah terletak pada penambahan koefisien konstantan Fixed Effect untuk tiap objek perusahaan (_A_C ; _B_C dan _C_C) sebagai nilai penambah pada koefisien utama model C. Dari hasil di atas kita peroleh 3 bentuk persamaan yang merujuk pada pool data berdasarkan perusahaan A, B dan C

Yang perlu diperhatikan oleh peneliti atau data master untuk semua proses yang sudah kita paparkan di atas diantaranya, pertama adalah tata cara menginput data dari format excel ke dalam Eviews dan kedua adalah pemilihan objek yang dijadikan sebagai pool data pada metode yang dipilih dalam analisis. Hal ini perlu diperhatikan agar tidak terjadi error ketika import data (data tidak muncul) dan model yang dihasilkan sesuai teori yang mendasari analisis. Dan yang paling utama bagi para peneliti atau data master adalah tahu tujuan dan dasar teori yang mengharuskannya menggunakan metode regresi dengan Fixed Effect. SEMANGAT MEMPELAJARI!!!

Sumber :

  • Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews, Wing Wahyu Winarno

—————————————————————————————————————————————————————————–

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com di :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

—————————————————————————————————————————————————————————–

online survey BPKH RI | LISREL | SEM | Eviews | Analisis Faktor | Validitas | SWOT | Regresi


survey lapangan kampung ketandan I path analisis | analisis jalur | LISREL
Mengenal Pool Data dan Data Panel Pada Eviews

Mengenal Pool Data dan Data Panel Pada Eviews

Kesempatan kali ini kita akan coba ulas secara singkat kaitannya dengan pemahaman dan perlakuan data penelitian bertipe mixed yaitu data cross section dan time series data. Seperti kita ketahui sebelumnya bahwa data cross section umum didefinisikan bahwa data yang diambil dalam satu kali waktu sehingga tidak ada unsur eksplisit waktu pada data yang dilibatkan dalam penganalisisan lebih lanjut. Misal umum digunakan data cross section dalam rumpun analisis regresi (sederhana, multipel, dummy dst). Adapun time series data yaitu data penelitian yang merujuk pada suatu runutan waktu sehingga dalam penganalisisan lebih lanjut faktor waktu merupakan salah satu variabel yang berperan dalam proses analisis lanjutan pada data penelitian. Data Panel!

Nah pada uraian kali ini kita coba memahami salah satu tipe data lainnya yang merupakan kombinasi 2 tipe data tadi, cross section dan time series data yang umum dikenal sebagai pool data dan data panel. Berdasarkan pemahaman penulis berdasarkan pada literatur yang dipelajari tipe data pada pool data dan data panel adalah sama, hanya saja perlakukan dalam proses analisis dan tujuan analisis lebih lanjut pada data yang berbeda. Umumnya hal ini diperlukan dan ditemukan jika kita menggunakan software Eviews. Dalam software Eviews dimulai dari proses entry data sampai dengan analisis data, antara pool data dan data panel adalah berbeda.

Secara prinsip gabungan antara data cross section dan data time series akan membentuk data panel dan data pool. Berikut adalah bentuk data yang dapat diberlakukan secara pool data maupun data panel. Untuk membedakannya disajikan hasil entry pada software Eviews untuk masing-masing pool data dan data panel.

pool data, data panel, Eviews
Tabel 1. Contoh Bentuk Cross Section dan Time Series

Pool Data

Data pool, sebenarnya merupakan data panel, kecuali masing-masing kelompok data dipisahkan berdasarkan objeknya (pada data tabel 1, pool data dipisahkan berdasarkan perusahaan A, B dan C). Berikut disajikan hasil entri data pada tabel 1 ke dalam Eviews seperti tampak pada gambar berikut.

pool data, data panel, Eviews
Gambar 1. Contoh Input Bentuk Pooled Data Pada Eviews

Jelas terlihat pada gambar tampilan Eviews di atas, bahwa perlakuan data cross section dan time series pada pool data, pada data dilakukan pengelompokan (salah satunya berdasarkan perusahaan A, B dan C) sehingga dalam proses analisisnya cukup banyak perbedaan jika dibandingkan dengan analisis regresi pada umumnya dan dengan analisis regresi data panel (umumnya dikenal adanya istilah fixed effect dan random effect yang ditimbulkan karena adanya pengelompokan pada data. Misal : kelompok perusahaan A, B dan C). Lebih lanjut kita akan ulas secara lebih jelas mengenai fixed effect dan random effect pada artikel lainnya.

Data Panel

Data panel diperkenalkan oleh Howles pada tahun 1950, merupakan cross section (terdiri atas beberapa variabel) dan sekaligus terdiri atas beberapa waktu. Berikut disajikan hasil entri data pada tabel 1 ke dalam Eviews seperti tampak pada gambar berikut.

pool data, data panel, Eviews
Gambar 2. Contoh Input Bentuk Data Panel Pada Eviews

Jelas terlihat pada gambar tampilan Eviews di atas, bahwa perlakuan data cross section dan time series pada data panel, pada data tidak dilakukan pengelompokan seperti halnya pada pool data sehingga dalam proses analisisnya hampir sama jika dibandingkan dengan analisis regresi pada umumnya. Akan tetapi dalam konsepsi penggunaannya tetap saja memiliki perbedaan dengan konsepsi regresi pada umumnya. Beberapa analisis yang umum dengan menggunakan konsepsi data panel diantaranya adalah analisis regresi data panel, uji kointegrasi dan uji stasioneritas dengan uji akar unit (unit root test). Lebih lanjut kita akan ulas secara lebih jelas mengenai analisis regresi data panel, uji kointegrasi dan uji stasioneritas dengan uji akar unit (unit root test) pada artikel lainnya

Dari bentuk cara entry pada software Eviews, jelaslah bagi kita untuk membedakan perlakuan data cross section dan time series jika kita perlakukan sebagai pool data dan data panel. Untuk masing-masing perlakukan pada data tersebut (pool data dan data panel) terdapat keunikan tersendiri dalam proses analisis data kaitannya dengan pemodelan regresi. Lebih lanjut kita akan uraikan tipe dan jenis analisis yang berlaku dengan kondisi data sebagai pool data dan data panel pada artikel-artikel selanjutnya. SEMANGAT MEMPELAJARI!!!

Sumber :

  • Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews, Wing Wahyu Winarno

———————————————————————————————————————————————————————————

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com di :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

———————————————————————————————————————————————————————————

online survey BPKH RI | LISREL | SEM | Eviews | Analisis Faktor | Validitas | SWOT | Regresi


survey lapangan kampung ketandan I path analisis | analisis jalur | LISREL
Survey Lapangan Pengguna E Wallet di Jakarta

Survey Lapangan Pengguna E Wallet di Jakarta

Pada kesempatan kali ini kita akan sharing pengalaman kita di lapangan, survey lapangan atau sebar kuesioner, yang berbeda dengan sharing pada kesempatan sebelumnya. Survey lapangan atau sebar kuesioner kali ini, hendak menggali informasi atau perspektif dari warga Jakarta sebagai pengguna aplikasi e wallet berbasis aplikasi smartphone (misal : Go-Pay, OVO dan sejenisnya), tepatnya informasi atau perspektif dalam hal mengevaluasi kegunaan dan penggunaan aplikasi e wallet beserta kontinutias dari warga dalam hal penggunaannya di kemudian hari. Sekali lagi bahwa persiapan fisik maupun pengetahuan terhadap medan lapangan yang akan dijadikan sasaran pengambilan data haruslah diperhatikan. Karena banyak hal-hal yang tidak bisa kita prediksikan dapat terjadi dan menjadi tantangan tersendiri di lapangan.

Objek dari survey lapangan atau sebar kuesioner lapangan kali ini dalam kategori cukup mudah. Target spesifik yang menjadi kriteria dari responden adalah warga Jakarta serta sebagai pengguna aplikasi e wallet pada smartphone. Tantangan yang dihadapi adalah faktor U dari calon responden yang harapkan. Hal ini dikarenakan survey lapangan yang dilakukan mencakup rentang usia yaitu antara 18 tahun s.d 38 tahun.

Crew lapangan yang diturunkan pada survey lapangan kali ini sebanyak 3 orang. Crew yang well educated, bermental OK, PeDe, memiliki komunikasi yang baik dan behave yang menyenangkan bagi responden. Karena yang kita temui dilapangan mulai dari usia muda dan usia paruh baya. So, right person is a must.

Proses survey yang sangat challenging yang tim kita temui di lapangan, well  planning dan well strategy dalam melakukan survey lapangan kali ini sangat diperlukan sekali, sekali lagi cost and time effective dalam penelitian. Calon responden yang kita hadapi adalah responden memiliki kecenderungan untuk menolak cukup tinggi dikarenakan frame bermanfaatnya research dan faktor U menjadi tantangan tersendiri di lapangan. Sehingga perlu pemahaman akan spot-spot yang tepat tempat berkumpulnya calon responden yang masuk dalam kriteria yang telah ditetapkan. (misal : perkantoran, stasiun dsb).

Saran dari kita lebih pada aspek perencanaan time line research yang harus well planning dan well organized. Networking atau Offering Benefits (souvennir) mungkin bisa jadi instrumen yang dapat mempermudah dan mempercepat dalam proses pengambilan data lapangan.

Sharing singkat ini, semoga bermanfaat dalam membantu rekan-rekan peneliti dalam membangun frame awal sebelum melakukan survey di lapangan. Kami akan share banyak pengalaman kami di lapangan pada kesempatan yang lain. SEMANGAT MENELITI!!!

——————————————————————————————————————————————————————————-

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com di :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

  • “1st Kirim Pertanyaan, Kami Jawab . . . InsyaAllah”

——————————————————————————————————————————————————————————-

survey lapangan, sebar kuesioner
Sebar Kuesioner Pelanggan SparePart Indopart Jabodetabek

Sebar Kuesioner Pelanggan SparePart Indopart Jabodetabek

Pada kesempatan kali ini kita akan sharing pengalaman kita di lapangan, survey lapangan atau sebar kuesioner, yang berbeda dengan sharing pada kesempatan sebelumnya. Survey lapangan atau sebar kuesioner kali ini, hendak menggali informasi atau perspektif dari konsumen atau pelanggan sparepart merk Indopart. Sekali lagi bahwa persiapan fisik maupun pengetahuan terhadap medan lapangan yang akan dijadikan sasaran pengambilan data haruslah diperhatikan. Karena banyak hal-hal yang tidak bisa kita prediksikan dapat terjadi dan menjadi tantangan tersendiri di lapangan.

Objek dari survey lapangan atau sebar kuesioner lapangan kali ini dalam kategori gampang-gampang susah. Target spesifik yang menjadi kriteria dari responden adalah konsumen atau pelanggan yang pernah atau tetap menggunakan sparepart merk Indopart untuk kendaraannya, baik itu kendaraan roda 2 (dua) maupun roda 4 (empat). Kriteria objek yang cukup menantang karena seperti kita tahu bahwa merk Indopart (layaknya penulis) belum terlalu familiar ataupun pernah mencoba untuk menggunakannya, selain karena market share yang lebih banyak dikuasai oleh pabrikan Astra pun gerai resmi (bengkel resmi) yang belum banyak terlihat dengan merk Indopart. Oleh karenanya, pemilihan lokasi berkumpulnya calon responden yang memenuhi kriteria harus diprediksikan, semisal komunitas motor dan bengkel-bengkel skala kecil s.d menengah dll menjadi sasaran utama lokasi dalam menndapatkan responden.

Crew lapangan yang diturunkan pada survey lapangan kali ini sebanyak 2 orang. Rata-rata tenaga yang kita pakai berusia antara 20 s.d 25 tahun. Selain muda semangatnya pun OK untuk menjaga kualitas hasil survey yang kita lakukan. Selain itu, crew yang well educated (rata-rata sedang menempuh perkuliahan) memberikan nilai plus tersendiri, selain dari pola bahasa dalam komunikasi yang baik, yang terpenting behave yang menyenangkan bagi responden kita.

Meskipun relatif tidak ada kendala yang berarti di lapangan yang tim kita temui, planning dan strategi yang terukur dalam melakukan survey lapangan tetap perlu diperhatikan. Calon responden yang kita hadapi adalah responden yang tetap memiliki kecenderungan untuk menolak. Selain itu, perlu penjelasan yang persuasif dan ringan agar dapat meyakinkan calon responden atas tujuan survey yang dilakukan tidak menyentuh hal-hal yang sensitif tentang private information yang sangat dijaga kerahasiaanya oleh responden.

Easyness dari proses survey ini adalah jumlah populasi kriteria responden yang sangat banyak (pengguna kendaraan bermotor), sehingga memudahkan tim lapangan dalam memperoleh target sampel. Tools lain yang kita gunakan dalam mendapatkan target sampel tersebut adalah gimmick atau souvenir survey, hal sangat sepele tapi sangat bermanfaat dalam proses persuasif kepada calon responden. Meskipun perlu ada budget tambahan dalam RAB peneliti, akan tetapi hal ini worthed untuk dilakukan dalam mempercepat proses survey lapangan.

Sharing singkat ini, semoga bermanfaat dalam membantu rekan-rekan peneliti dalam membangun frame awal sebelum melakukan survey dilapangan. Kami akan share banyak pengalaman kami di lapangan pada kesempatan yang lain. SEMANGAT MENELITI!!!

————————————————————————————————————————————————————————————

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com di :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

  • “1st Kirim Pertanyaan, Kami Jawab . . . InsyaAllah”

————————————————————————————————————————————————————————————

Sebar Kuesioner
Sebar Kuesioner Aparatur Sipil Negara (ASN)

Sebar Kuesioner Aparatur Sipil Negara (ASN)

Pada kesempatan kali ini kita akan sharing pengalaman kita di lapangan, survey lapangan atau sebar kuesioner, yang berbeda dengan sharing pada kesempatan sebelumnya. Survey lapangan atau sebar kuesioner kali ini, hendak menggali informasi atau perspektif dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kaitannya dengan aspek organisatoris para ASN beserta dinamika organisasi di dalamnya. Sekali lagi bahwa persiapan fisik maupun pengetahuan terhadap medan lapangan yang akan dijadikan sasaran pengambilan data haruslah diperhatikan. Karena banyak hal-hal yang tidak bisa kita prediksikan dapat terjadi dan menjadi tantangan tersendiri di lapangan.

Objek dari survey lapangan atau sebar kuesioner lapangan kali ini dalam kategori sangat menantang. Target spesifik yang menjadi kriteria dari responden adalah para ASN dari berbagai instansi, golongan, usia dan jenis kelamin. Kategori sangat menantang di sini, karena merupakan organisasi pemerintah sehingga prosedural birokrasi sangat diperhatikan dan yang didapati sangat rumit. Selain itu juga hunting untuk mendapatkan lokasi target sampel butuh perjuangan luar biasa.

Crew lapangan yang diturunkan pada survey lapangan kali ini sebanyak 4 orang. Rata-rata tenaga yang kita pakai berusia antara 20 s.d 25 tahun. Selain muda semangatnya pun OK untuk menjaga kualitas hasil survey yang kita lakukan. Selain itu, crew yang well educated (rata-rata sedang menempuh perkuliahan) memberikan nilai plus tersendiri, selain dari pola bahasa dalam komunikasi yang baik, yang terpenting behave yang menyenangkan bagi responden kita.

Proses survey yang sangat challenging yang tim kita temui di lapangan, well  planning dan well strategy dalam melakukan survey lapangan kali ini sangat diperlukan sekali, sekali lagi cost and time effective dalam penelitian. Calon responden yang kita hadapi adalah responden memiliki kecenderungan untuk menolak sangat tinggi dikarenakan frame bermanfaatnya research menjadi tantangan tersendiri di lapangan. Benefit first. Prosedural, karena yang kita datangi merupakan institusi pemerintahan kelengkapan permohonan perijinan perlu dipersiapkan oleh tim lapangan untuk mempermudah proses komunikasi dan legalitas. Biaya dan Waktu, yang kita temui di lapangan dikarenakan birokrasi oleh karena ada jeda waktu tunggu yang lumayan untuk memperoleh kepastian “bisa ikut berpartisipasi” dan atau “tidak bisa ikut berpartisipasi”, otomatis menjadi estimasi budget tambahan yang harus dipersiapkan.  Effort Tim Lapangan, jarak tempuh, kondisi serta situasi alam yang menjadi tantangan tersendiri bagi tim lapangan, diperlukan tim tangguh di lapangan.

Saran kita berdasarkan pengalaman di lapangan diperlukan extra time untuk melakukan penelitian dengan kriteria responden dari institusi pemerintahan. Rencana time line research yang harus well planning dan well organized. Networking atau Offering Benefits mungkin bisa jadi instrumen yang dapat mempermudah dan mempercepat dalam proses pengambilan data lapangan.

Sharing singkat ini, semoga bermanfaat dalam membantu rekan-rekan peneliti dalam membangun frame awal sebelum melakukan survey di lapangan. Kami akan share banyak pengalaman kami di lapangan pada kesempatan yang lain. SEMANGAT MENELITI!!!

——————————————————————————————————————————————————————————

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com di :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

  • “1st Kirim Pertanyaan, Kami Jawab . . . InsyaAllah”

——————————————————————————————————————————————————————————

Sebar Kuesioner
Sebar Kuesioner Preferensi Moda Transportasi LRT Pemukim Cibubur

Sebar Kuesioner Preferensi Moda Transportasi LRT Pemukim Cibubur

Pada kesempatan kali ini kita akan sharing pengalaman kita di lapangan, survey lapangan atau sebar kuesioner, yang berbeda dengan sharing pada kesempatan sebelumnya. Survey lapangan atau sebar kuesioner kali ini, hendak menggali informasi atau perspektif dari warga masyarakat di sekitar pembangunan LRT Cibubur, guna mendapatkan informasi terkait kebiasaan, pilihan moda transportasi serta kemungkinan untuk beralih ke moda transportasi LRT dari warga pemukiman Cibubur (Cibubur City, Cibubur Residence, Kenari Nusantara dan Mahogany Residence) untuk menuju tempat aktivitasnya di ibu kota Jakarta. Sekali lagi bahwa persiapan fisik maupun pengetahuan terhadap medan lapangan yang akan dijadikan sasaran pengambilan data haruslah diperhatikan. Karena banyak hal-hal yang tidak bisa kita prediksikan dapat terjadi dan menjadi tantangan tersendiri di lapangan.

Objek dari survey lapangan atau sebar kuesioner lapangan kali ini dalam kategori gampang-gampang susah. Target spesifik yang menjadi kriteria dari responden adalah warga masyarakat yang mewakili sebuah keluarga di wilayah Cibubur (Cibubur City, Cibubur Residence, Kenari Nusantara dan Mahogany Residence), yang memiliki keseharian aktivitas di ibu kota Jakarta, baik itu yang beraktivitas dengan menggunakan pribadi maupun dengan menggunakan kendaraan umum. Kriteria objek yang cukup mudah pada perkiraan awal karena seperti kita tahu bahwa warga masyarakat biasanya welcome dengan riset, apalagi dilakukan kaitannya dengan pendidikan. Pada realitanya didapati pula kesulitan tertentu, di antaranya adalah faktor kesediaan responden dan waktu yang tepat dalam bertemu dengan calon responden dengan kriteria beraktivitas di ibu kota Jakarta. Sehingga diperlukan effort ekstra tidak hanya proses komunikasi yang diharuskan baik, akan tetapi extra time agar didapatkan waktu pas untuk bertemu target responden (week end dan waktu sore hingga malam hari).

Crew lapangan yang diturunkan pada survey lapangan kali ini sebanyak 3 orang. Rata-rata tenaga yang kita pakai berusia antara 20 s.d 25 tahun. Selain muda semangatnya pun OK untuk menjaga kualitas hasil survey yang kita lakukan. Selain itu, crew yang well educated (rata-rata sedang menempuh perkuliahan) memberikan nilai plus tersendiri, selain dari pola bahasa dalam komunikasi yang baik, yang terpenting behave yang menyenangkan bagi responden kita.

Meskipun relatif tidak ada kendala yang berarti di lapangan yang tim kita temui, planning dan strategi yang terukur dalam melakukan survey lapangan tetap perlu diperhatikan. Perlu pendekatan kepada para tokoh masyarakat (RT dan RW setempat) agar penerimaan warga terhadap tim lapangan kita tidak terkendala. Dan hal ini memudahkan tim kita dilapangan dalam mendapatkan responden, sehingga berpengaruh pada proses pengambilan data di lapangan yang relatif lebih cepat.

Tools lain yang kita gunakan dalam mendapatkan target sampel adalah gimmick atau souvenir survey, hal sangat sepele tapi sangat bermanfaat dalam proses persuasif kepada calon responden. Meskipun perlu ada budget tambahan dalam RAB peneliti, akan tetapi hal ini worthed untuk dilakukan dalam mempercepat proses survey lapangan.

Sharing singkat ini, semoga bermanfaat dalam membantu rekan-rekan peneliti dalam membangun frame awal sebelum melakukan survey dilapangan. Kami akan share banyak pengalaman kami di lapangan pada kesempatan yang lain. SEMANGAT MENELITI!!!

——————————————————————————————————————————————————————————–

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com di :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

  • “1st Kirim Pertanyaan, Kami Jawab . . . InsyaAllah”

——————————————————————————————————————————————————————————–

Sebar Kuesioner
Analisis Korelasi Kanonik Dengan SPSS

Analisis Korelasi Kanonik Dengan SPSS

Pada kesempatan yang lalu kita sudah menjelaskan secara konsepsi apa itu analisis korelasi kanonik dan perbedaannya dengan bentuk korelasi yang pada umumnya kita kenal pada analisis korelasi bivariate. Untuk kembali mengingatkan kita sedikit pada konsepsi analisis korelasi kanonik, barangkali peneliti atau data master baru saja menemukan artikel ini, analisis korelasi kanonik merupakan jenis analisis yang diperuntukan untuk mencari hubungan antara set variabel bebas (X) dengan set variabel dependen (Y). Jadi dalam hal ini analisis korelasi kanonik termasuk dalam rumpun analisis multivariate.

Pada pembahasan kali ini kita akan coba uraikan tahapan dalam memperoleh nilai korelasi kanonik dengan bantuan software SPSS. Perlu diperhatikan oleh para peneliti atau data master untuk terlebih dahulu mengenal dan memahami konsep analisis korelasi kanonik dan prinsip dalam pembentukannya (Baca artikel : Analisis Korelasi Kanonik dan Analisis Komponen Utama). Hal ini sangat berguna dalam proses pembentukan pemahaman pada tahapan analisis dan pembacaan hasil analisis dengan menggunakan software.

Berikut tahapan dalam penggunaan software SPSS dalam analisis korelasi kanonik.

1. Buka file excel yang terdapat data yang akan kita gunakan dalam analisis korelasi kanonik. Pastikan bahwa data yang kita miliki merupakan data series lebih dari satu variabel X dan lebih dari satu varibel Y. Seperti tampak pada gambar berikut.

korelasi kanonik

2. Setelah kita persiapkan data seperti pada poin 1. Maka langkah selanjutnya adalah buka sofware SPSS dan pada Variabel View definisikan variabel yang kita pakai dalam analisis (variabel X dan Y) serta salin data pada excel ke dalam SPSS pada tampilan Data View. Seperti tampak pada gambar berikut.

korelasi kanonik

Gambar 1. Tampilan Data Pada Data View

3. Langkah selanjutnya adalah melakukan analisis korelasi kanonik. Ada 2 cara melakukan analisis korelasi kanonik. Pertama bagi peneliti atau data master yang sudah melakukan install addins analisis korelasi kanonik, maka dapat langsung mencari pada menu Analyse. Kedua, jika peneliti atau data master tidak menemukan pada menu Analyse maka proses analisis kanonik dapat menggunakan menu Syntax, seperti tampak pada gambar berikut.

korelasi kanonik
Gambar 2. Menu Syntax Pada SPSS
korelasi kanonik
Gambar 3. Tampilan Jendela Syntax
korelasi kanonik

Gambar 4. Jendela Syntax Dengan Intruksi Korelasi Kanonik

4. Setelah memastikan semua syntak yang dituliskan, benar, maka langkah selanjutnya klik menu Run dan klik All. Maka akan muncul tampilan output SPSS untuk analisis korelasi kanonik seperti tampak pada beberapa gambar berikut.

korelasi kanonik

Gambar 5. Output Korelasi Kanonik
korelasi kanonik

Gambar 6. Output Korelasi Kanonik
korelasi kanonik

Gambar 7. Output Korelasi Kanonik
korelasi kanonik

Gambar 8. Output Korelasi Kanonik

5. Setelah mendapatkan output seperti tampak pada poin 4, peneliti atau data master dapat menginterpretasikan hasilnya berdasarkan referensi atau litelatur rujukan serta disesuaikan dengan statemen masalah telah ditentukan di awal.

Yang perlu diperhatikan oleh para peneliti atau data master dalam menginterpretasikan hasil dari analisis korelasi kanonik, setidaknya ada 3 (tiga) aspek utama yaitu pertama, pasangan variabel kanonik mana (canonical variate ke-i) yang menghasilkan nilai korelasi yang signifikan, kedua, menentukan variabel-variabel mana yang memiliki kontribusi yang tinggi dalam menghasilkan canonical variate yang berkorelasi tinggi (koefisien canonical variate) dan ketiga, sejauh mana variasi yang terdapat pada variabel Y dapat dijelaskan oleh variabel X pada canonical covariate yang signifikan serta berkorelasi tinggi tersebut. Untuk menambah atau mengawali pemahaman akan hal tersebut para pembaca dapat membaca artikel kita terkait PCA, analisis faktor dan analisis diskriminan secara berurutan sehingga menguatkan pada proses interpretasi hasil analisis yang akan dilakukan. SEMANGAT MENCOBA!!!

Sumber :

  • Subhash Sharma, Applied Multivariate Technique
  • www-01.ibm.com/support

—————————————————————————————————————————————————————————

Jika rekan peneliti memerlukan bantuan Survey Lapangan, Survey Online ataupun Olah Data dapat menghubungi mobilestatistik.com di :

Klik “Konsultasi Gratis” untuk mendapatkan informasi atau solusi terkait dengan pertanyaan-pertanyaan seputar metodologi penelitian.

—————————————————————————————————————————————————————————

online survey BPKH RI | LISREL | SEM | Eviews | Analisis Faktor | Validitas | SWOT


survey lapangan kampung ketandan I path analisis | analisis jalur | LISREL